liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
Maju Jadi Calon Ketum PSSI, Erick Thohir Sudah Kantongi Izin Presiden?

Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir resmi terdaftar sebagai calon Manajer Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia atau PSSI periode 2023-2027. Sekretaris Kabinet Pramono Anung menilai Erick telah mendapat izin dari Presiden Joko Widodo dalam kapasitasnya sebagai asisten presiden di pemerintahan.

Menurut Pramono, meski sudah mendapat izin dari Presiden, bukan berarti pemerintah mendukung Erick sebagai calon Ketua Umum PSSI periode 2023-2027. Pramono memastikan Kepala Negara tidak ikut campur dalam proses pemilihan.

“Erick tidak mungkin mencalonkan diri tanpa izin presiden, maka dia resmi mengajukan diri sebagai calon Ketua Umum PSSI periode 2023-2027,” kata Pramono di Kompleks Istana Presiden, Senin (16/1). ).

Pramono mengatakan, dengan pencalonan Erick sebagai ketua umum PSSI, partai yang memiliki hak pilih memiliki kekuatan penuh untuk menentukan pilihan. Selain Erick, calon ketua umum lainnya adalah Ketua DPD AA La Nyalla Mahmud Mattalitti.

Sebelumnya, Erick sudah resmi mendaftarkan diri di Kantor PSSI di Gelora Bung Karno kemarin, Minggu (15/1) pagi. Erick mengatakan, pencalonannya sebagai Ketua Umum PSSI karena merasa terpanggil dan memiliki keberanian untuk membenahi kekacauan sepak bola Indonesia.

‚ÄúSebagai anak bangsa, saya terpanggil untuk mengubah yang bengkok menjadi lurus. Yang dibutuhkan PSSI untuk maju hari ini adalah keberanian mendobrak batasan dan berani menciptakan ekosistem yang mendukung pertumbuhan industri sepak bola nasional,” kata Erick.

Ditambahkannya, Indonesia membutuhkan keberanian untuk bisa bersaing dengan negara lain, berjuang dan menang di kancah internasional. Menurut Erick, banyak potensi kemajuan yang belum muncul sebagai kekuatan karena diduga ada pihak yang mempengaruhi manajemen PSSI.

Lebih lanjut, mantan Presiden Inter Milan itu mengatakan, persoalan sepak bola Indonesia tidak pernah berubah. Dia menyoroti kepelatihan di usia muda yang tidak berjalan dengan baik, serta manajemen liga yang kacau. Ia juga menyoroti masalah integritas dan fair play dalam kompetisi, serta industri sepak bola yang tidak profesional.

Ia menilai, mencari 11 orang dari 270 juta penduduk Indonesia untuk membentuk timnas yang kompetitif tidaklah sulit jika semua hal tersebut dilakukan dengan benar. Dijelaskannya, memperbaiki sepak bola bukan hanya soal teknis sepak bola seperti taktik atau formasi, tapi juga soal manajemen, bisnis, dan penegakan hukum.

Reporter: Andi M. Arief