liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
KPK Resmi Tahan Lukas Enembe, Blokir Rekening Rp 76,2 Miliar

KPK resmi menahan tersangka Gubernur Papua Lukas Enembe (LE) selama 20 hari ke depan. Ketua KPK Firli Bahuri mengatakan, penangkapan itu dilakukan setelah Komisi Pemberantasan Korupsi menangkap Lukas di Jayapura, Papua, Selasa (10/1).

“Terkait kebutuhan penyidikan, tim penyidik ​​menahan tersangka LE selama 20 hari pertama sejak 11 Januari 2023 sampai dengan 30 Januari 2023 di Rutan KPK Pomdam Jaya Guntur,” kata Firli seperti dikutip Antara, Rabu (11/10). . /1).

Saat menggelar jumpa pers, KPK juga menghadirkan Lukas Enembe yang mengenakan rompi tahanan. Lukas juga terlihat menggunakan kursi roda didampingi petugas KPK.

“Karena kondisi kesehatan tersangka LE, maka dilakukan perawatan sementara di Rumah Sakit Militer Gatot Soebroto mulai hari ini hingga kondisinya membaik sesuai penilaian tim medis,” ujar Firli.

Firli juga menyebut KPK juga memblokir Lukas Enembe senilai Rp 76,2 miliar dalam penyidikan kasus dugaan suap dan suap. Tim investigasi, kata Firli, telah menggeledah enam lokasi yakni Papua, Jakarta, Sukabumi, Bogor, Tangerang, Batam. Dari hasil penggeledahan, tim penyidik ​​juga menyita sejumlah aset berupa emas batangan, emas perhiasan, dan kendaraan mewah dengan nilai sekitar Rp 4,5 miliar.

Terkait kronologi penangkapan, Firli mengatakan, pada Selasa (10/1) sekitar pukul 12.30 WIB, tim penyidik ​​mendapat informasi bahwa tersangka LE berada di sebuah restoran di Kota Jayapura. Selanjutnya, tim penyidik ​​langsung bertindak melakukan penangkapan guna mempercepat proses penyidikan.

“Setelah ditangkap, tersangka LE dibawa ke Mako Brimob Polda Papua untuk pemeriksaan pendahuluan dan selanjutnya yang bersangkutan dibawa ke Jakarta,” kata Firli.

KPK menetapkan LE bersama Direktur PT Tabi Bangun Papua (TBP) Rijatono Lakka (RL) sebagai tersangka kasus dugaan korupsi terkait proyek pembangunan infrastruktur di Provinsi Papua. Dalam konstruksi kasusnya, Firli menjelaskan tersangka LE tahun 2013 pertama kali diangkat sebagai Gubernur Papua periode 2013-2018 dan diangkat kembali untuk periode 2018-2023.

KPK menetapkan Lukas Enembe bersama Direktur PT Tabi Bangun Papua (TBP) Rijatono Lakka (RL) sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap dan suap terkait proyek pembangunan infrastruktur di Provinsi Papua.

Untuk tersangka RL, KPK telah menahannya selama 20 hari pertama sejak 5 Januari 2023 sampai dengan 24 Januari 2023 di Rutan KPK Gedung Putih KPK, Jakarta.