liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
ronin86
cocol77
cocol77
cocol77
maxwin138
Joe Biden Sambut Baik Tuduhan Kejahatan Perang ICC ke Putin

Presiden AS Joe Biden menyambut baik penerbitan surat perintah penangkapan oleh Pengadilan Kriminal Internasional terhadap mitranya dari Rusia, Vladimir Putin.

ICC menuduh Presiden Putin melakukan kejahatan perang di Ukraina, sesuatu yang dikatakan Presiden Biden bahwa pemimpin Rusia itu “jelas” telah melakukannya.

Gugatan tersebut berfokus pada deportasi ilegal anak-anak dari Ukraina ke Rusia sejak invasi Moskow tahun 2022.

Perserikatan Bangsa-Bangsa juga merilis laporan awal pekan ini yang menemukan pemindahan paksa anak-anak Ukraina ke daerah-daerah di bawah kendali Moskow sebagai kejahatan perang.

Sementara itu, pemerintah Rusia membantah tuduhan tersebut dan mengecam surat perintah itu sebagai keterlaluan. Tidak mungkin banyak yang akan terjadi, karena ICC tidak memiliki kekuatan untuk menangkap tersangka tanpa kerja sama dari pemerintah suatu negara.

Rusia bukanlah negara anggota ICC, artinya pengadilan yang berlokasi di Den Haag tidak memiliki yurisdiksi di sana. Namun, hal itu dapat memengaruhi Putin dengan cara lain, seperti tidak dapat melakukan perjalanan internasional.

Dia sekarang dapat ditangkap jika menginjakkan kaki di salah satu dari 123 negara anggota pengadilan. Putin hanya presiden ketiga yang mengeluarkan surat perintah penangkapan ICC.

Presiden Biden mengatakan bahwa meskipun pengadilan juga tidak memengaruhi AS, penerbitan surat perintah adalah poin yang sangat kuat.

“Dia jelas melakukan kejahatan perang,” kata Biden.