liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
Hujan Ringan Guyur Mayoritas Wilayah RI pada Awal Tahun Baru 2023

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan hujan gerimis hampir di seluruh wilayah Indonesia pada awal tahun baru 2023.

Di situs resmi bmkg.go.id, Minggu (1/1), cuaca berawan diprakirakan siang hari di wilayah Gorontalo, Jambi, Banjarmasin, Palangka Raya, Samarinda, Tanjung Pinang, Ternate, Mamuju, Kendari, Manado, dan Padang.

Pada siang hari di Palembang diprediksi akan mengalami cuaca mendung tebal dan hanya Banda Aceh yang mengalami cuaca cerah pada siang hari. Kemudian cuaca cerah berawan berpotensi tiba di Jakarta, Pontianak, Tarakan, Kota Jayapura, dan Medan.

Sejalan dengan peringatan BMKG sebelumnya, potensi hujan hari ini tetap perlu diwaspadai, seperti yang terjadi di beberapa wilayah. Pada siang hari, hujan ringan berpotensi mengguyur Denpasar, Serang, Yogyakarta, Surabaya, Semarang, Pangkal Pinang, Bandar Lampung, Ambon, Kupang, Manokwari, Pekanbaru, dan Makassar.

Sementara itu, hujan dengan intensitas sedang akan turun di Bandung. Mataram dan Bengkulu diimbau berhati-hati dengan hujan lebat disertai petir dan guntur pada siang hari.

Memasuki sore hari, cuaca mendung diprakirakan untuk Denpasar, Serang, Yogyakarta, Jakarta, Gorontalo, Bandung, Surabaya, Pontianak, Tarakan, Pangkal Pinang, Tanjung Pinang, Ambon, Ternate, Mataram, Manokwari, Kendari, Manado, Padang, Palembang dan Medan .

BMKG menyebutkan suhu di daerah tersebut mencapai 18-33 derajat Celcius. Sedangkan tingkat kelembapan mencapai 55-100%.

Sebelumnya, Kepala BMKG Dwikorita Karnawati mengatakan, muncul fenomena baru yang berpotensi memicu hujan lebat pada 31 Desember 2022 hingga awal 2023.

“Topan yang muncul di utara telah padam. Namun, ada peningkatan kemunculan ex-tropical cyclone Ellie, sehingga fenomenanya berubah dibanding kemarin,” kata Dwikorita.

Kemunculan fenomena baru ini membuat perubahan signifikan terhadap prakiraan cuaca sebelumnya.

“Jadi pada tanggal 31 Desember yang awalnya diperkirakan akan membaik, kita masih waspada, intensitas hujan ekstrim dan bisa melebihi ekstrim. Jadi, ini perubahan yang signifikan, perlu kami sampaikan kepada masyarakat bahwa situasinya tidak sebaik prediksi kemarin,” ujarnya.

Monsun Asia masih aktif dan semburan dingin serta arus khatulistiwa masih teridentifikasi, MJO (Madden Julian Oscillation) masih aktif bersamaan dengan fenomena gelombang Kelvin dan gelombang Rossby sepekan terakhir, ditambah Ex-tropical Cyclone Ellie yang terpantau. di Australia Barat juga berkontribusi terhadap peningkatan hujan lebat hingga sangat lebat.

Berdasarkan situasi tersebut, lanjutnya, hingga 4 Januari 2023, untuk wilayah Jawa secara umum, potensi cuaca ekstrem masih perlu diwaspadai, terutama pada 30 Desember 2022 hingga 1 Januari 2023.

“Untuk wilayah Banten, DKI dan Jawa Barat pada umumnya, potensi cuaca ekstrim masih perlu diwaspadai terutama pada tanggal 30 Desember 2022 hingga 1 Januari 2023,” jelasnya.