liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
ronin86
cocol77
cocol77
cocol77
maxwin138
Cina Protes AS Tembak Pesawat Nirawaknya

Kementerian Luar Negeri China melancarkan protes keras terhadap Amerika Serikat yang menembak jatuh drone sipil China. AS menyebut pesawat itu balon mata-mata.

Dalam keterangan tertulis, Kementerian Luar Negeri China menjelaskan bahwa mereka telah mengkonfirmasi situasi tersebut dan beberapa kali berkomunikasi dengan pihak AS. MFA mengatakan pesawat yang disebut AS sebagai balon mata-mata adalah pesawat sipil yang secara tidak sengaja dan tidak terduga terbang di wilayah udara AS.

“Seorang juru bicara Departemen Pertahanan AS mengatakan balon-balon itu tidak menimbulkan ancaman militer atau fisik bagi orang-orang di lapangan. Namun, tanggapan berlebihan AS terhadap penggunaan kekuatan secara serius melanggar praktik internasional,” kata MFA dalam sebuah pernyataan hari Minggu. (5) /2), seperti dikutip dari Antara.

China juga menyatakan akan mengambil lebih banyak tindakan untuk melindungi hak dan kepentingan mereka setelah penembakan.

Jet tempur militer AS menembak jatuh drone China di atas perairan Samudra Atlantik pada Sabtu (4/2) atas persetujuan Presiden AS Joe Biden.

China mengeluarkan pernyataan pada hari Sabtu bahwa drone yang memasuki wilayah udara AS adalah pesawat sipil yang digunakan untuk penelitian, terutama yang berkaitan dengan meteorologi.

Kejadian ini bahkan membuat Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken menunda rencana kunjungannya ke China pada Jumat (3/2).

Blinken sedianya dijadwalkan bertemu dengan Menteri Luar Negeri China Qin Gang sebagai tindak lanjut pertemuan kedua kepala negara AS dan China di luar KTT G20 di Bali pada November 2022.