liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
8 Parpol Bertemu Tolak Sistem Proporsional Tertutup Pemilu 2024

Delapan partai politik bertemu untuk membahas sistem proporsional tertutup dalam pelaksanaan pemilu 2024. Sistem ini dibahas Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hasyim Asy’ari.

Mereka bertemu di Hotel Dharmawangsa, Jakarta Selatan, hari ini (8/1). Delapan pihak yang hadir antara lain:

Partai Golkar (Ketum Airlangga Hartarto) PKB (Ketum Muhaimin Iskandar) Partai Demokrat (Ketum Agus Harimurti Yudhoyono) PPP (Ketum Amir Uskara) Partai NasDem (Ketum Ahmad Ali) PAN (Ketum Zulkifli Hasan) PKS (Presiden Ahmad Syaikhu) Partai Gerindra, bukan masih hadir pada pukul 12.17 WIB.

Sekjen Partai NasDem Johnny G Plate terlihat menghadiri rapat yang digelar secara tertutup itu.

Sebelum digelar, Wakil Sekretaris Partai NasDem Ahmad Ali mengatakan, pertemuan itu membahas pernyataan Ketua KPU terkait proporsi tertutup. “(Rapat) harus menolaknya. Sebab, domain partai politik sebagai legislator bukan domain Mahkamah Konstitusi,” katanya seperti dikutip Antara, Minggu (8/1).

Penolakan itu tidak akan disampaikan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi). “Pak Jokowi tentu paham bahwa semua rapat partai hari ini menyangkut kepentingan partai politik itu sendiri. Jadi ya ini menyangkut internal partai masing-masing partai politik, kepentingan partai,” ujarnya.

Sebelumnya, Ketua KPU RI Hasyim Asy’ari menyebut ada kemungkinan pemungutan suara pada pemilu 2024 dengan sistem proporsional tertutup atau memilih partai, bukan calon.

“Ada kemungkinan. Saya belum berani berspekulasi, ada kemungkinan kembali ke daftar tertutup sistem proporsional calon,” kata Hasyim dalam acara Catatan Akhir 2022 di Kantor KPU RI, Jakarta, pekan lalu. (29/12).

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar menegaskan partainya menolak wacana sistem proporsional tertutup pada Pemilu 2024. “PKB dalam posisi menolak,” katanya di luar acara Penandatanganan Petisi Perlindungan Anak yang digelar di depan Gedung Sarinah, Jakarta Pusat, Minggu (8/1).

Menurutnya, sistem proporsional tertutup mengurangi hak bersaing peserta pemilu. Apalagi, tekad mengubah sistem proporsional terbuka menjadi sistem proporsional tertutup dilakukan dalam waktu singkat menjelang pemilu.

“Sebenarnya ini agenda biasa kan, seperti yang dibicarakan di awal setelah pemilu. Sebagian besar tidak masalah karena sistem demokrasi bisa melalui berbagai cara,” katanya.

Namun, “waktunya sangat singkat, memotong hak kompetisi demokrasi. Kalau empat tahun sebelum pemilu dipilih proporsi tertutup, mungkin biasa saja, tapi ini setahun sebelum pemilu,” imbuhnya.